Syahid dalam delta AsmaraNya

Beruntunglah para suami yang bersikap ma’ruf pada istrinya, sebab kebaikanya akan tersebar ke seantero jagat bumi dan langit. Dan semoga itu kamu, mas J

Maaf ya sayang, sebelum menikah adek memiliki azzam bahwa tak akan menceritakan keadaan rumah tangga kita pada yang lain, baik kecewa ataupun bahagia. Seperti kata mas, bahagia itu cukuplah hanya untuk membuat sakinah semakin sakinah dalam rumah tangga kita, iya kan? Tapi, kebaikan mas membuat lisan ini rasanya ingin mengabarkan pada penduduk langit bahwa mas adalah karunia di atas karunia yang Allah izinkan untuk adek miliki.

Kebaikan mas yang paling adek suka adalah kepedulian mas saat ‘ngambek’ hadir  tiba-tiba. Adek sudah berusahaaaaaaa banget untuk mengurangi kekurangan adek yang satu itu, tapi entah kenapa suka tiba-tiba muncul, godaan bangeet. Adek cerita ke Dila, apakah itu wajar dialami istri? Menurut Dila sih wajar, perempuan punya kadar sensitif dan cara mengekspresikannya ya cuma sama ngambek, karena ngambek adalah wujud ingin dapat sesuatu yang lebih dari suaminya. Tapi, gak semua istri dapat apa yang mereka inginkan saat ngambek terjadi, beruntungnya, adek selalu dapat itu dari mas. Kepekaan. Ah bahagianya. Apalagi saat ngambek gitu, mas menghadapkan wajah adek dan meminta adek menatap mata mas, uuhh itu seakan meluruhkan kekesalan, dan meluncurlah segala rasa saat itu. Ajaib, setelah semua tercurahkan, ngambek itu langsung hilang.

Tetap seperti itu ya mas, meski pernikahan kita sudah melewati banyak bulan dan tahun. Adek pun akan terus memperbaiki diri agar belajar dan belajar mengurangi kadar ngambek adek kalau mas gak suka. Eh tapi kayaknya mas suka ya kalo adek ngambek?? Ihihihi.

Mas, makasih ya. Mas benar-benar kriteria suami yang adek harapkan selama ini. Yang adek sebut-sebut dalam tiap doa, tiap kedzoliman yang terjadi dan ditiap waktu mustajab lainnya. Memandang mas saat tertidur bagai memandangi nikmat yang berlapis-lapis. Seolah memutar kelelahan penantian adek selama ini, nikmat betul.

Semoga, bertambahnya waktu pernikahan kita semakin membuatadek dan mas bersyukur karena telah menyatu ya mas. Adek berusaha, dan semoga mas pun juga.

Mencintai mas karena Allah, mohon jangan hilangkan ketaatan mas pada Allah yaaa.

-Aldiles Delta Asmara-

Menulis dengan berteman secangkir seduhan kopi. Kopi hitam yang pahit bisa menjadi manis jika mendapat bimbingan penyeduhan yang pas darimu. iya, aku butuh mas, bahkan untuk urusan seduh menyeduh kopi. Apalagi untuk menuju surgaNya. semoga tak lelah membimbing adek.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / Mendidik Mencintai

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger